Pengobatan Tradisional Bunga Melati

By | 29 Mei 2015

Manfaat Bunga Melati Sebagai Pengobatan Tradisional

Salah satu tanaman yang bisa anda gunakan untuk pengobatan tradisonal adalah bunga melati. Bunga ini biasanya tumbuh di depan rumah dekat pagar. Banyak orang yang suka dengan aroma bunga melati. Semua orang pasti mengenal bau bunga melati, karena bau bunga melati sangat tajam. Bunga melati biasanya digunakan sebagai bahan membuat parfum, dan juga digunakan untuk pengobatan.Pengobatan tradisional melati

Apapun itu, bunga melati atau minyak melati sangat berguna, melati dapat digunakan sebagai afrodisiak, obat penenang, antiseptik, antidepresan, antispasmodic, dan analgesik. Dalam Ayurveda, melati telah digunakan sebagai afrodisiak dan sebagai sarana untuk meningkatkan kekebalan dan melawan demam. Bunga melati juga telah dianggap sebagai sarana untuk mengobati konjungtivitis. Dalam pengobatan tradisional Cina, bunga melati yang diseduh dan dikonsumsi sebagai herbal dan teh pengobatan. Infus teh melati dikenal bermanfaat dalam mengobati demam, radang kemih, dan infeksi lainnya. Selain itu, teh melati dapat membantu dalam mengurangi stres dan kegelisahan (rasa was-was). Hal ini dapat sangat membantu bagi orang yang menderita heat stroke atau sunstroke.

teh bunga melatiTeh melati juga dapat diberikan sebagai tingtur untuk mengobati luka dan goresan. Kompres menggunakan bunga melati berguna juga untuk sakit kepala dan stroke. Jus melati berguna untuk mengobati rasa mabuk. Bahkan, berbagai kondisi kulit termasuk luka bakar matahari dan ruam dapat diobati dengan mengunakan melati dalam bentuk lotion. Pengobatan tradisional minyak melati merupakan bagian integral dari aromaterapi. Hal ini digunakan dalam bentuk dupa, lilin, dan minyak tubuh melati, memberikan beberapa manfaat termasuk mengangkat mood. Aroma melati dipercaya berguna dalam mengobati depresi, khususnya depresi postpartum dan depresi emosional. Pijat dengan minyak melati tidak hanya mengangkat semangat tetapi juga meredakan sakit dan nyeri.

Berikut ini penjelasan Pengobatan Tradisional Menggunakan Melati antara lain adalah :

  1. Sesak Nafas : Bila anda mengalami sesak nafas, anda bisa memanfaatkan bunga melati untuk menyembuhkannya. Caranya, ambil daun melati secukupnya, kemudian rebus menggunakan 4 gelas air dan tambahkan garam secukupnya. Tunggu sampai air mendidih, setelah mendidih biarkan dingin. Setelah dingin saring airnya dan anda bisa langsung meminumnya 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.
  2. Jerawat : Jerawat memang sangat mengganggu, munculnya jerawat pada wajah membuat penampilan anda jelek, untuk mengatasi jerawat pada wajah gunakanlah bunga melati. Caranya, siapkan bunga melati secukupnya, kemudian tumbuklah hingga halus. Setelah halus tambahkan perasan jeruk nipis secukupnya. Campur hingga merata, lalu tempelkan pada wajah anda yang berjerawat.
  3. Deman dan Sakit Kepala : Sakit kepala memang sangat mengganggu aktivitas, begitu sulit untuk melakukan sesuatu, pasti membutuhkan bantuan orang lain. Untuk mengatasi demam dan sakit kepala, anda bisa memanfaatkan bunga melati. Caranya ambil daun dan bunga melati secukupnya, kemudian cuci sampai bersih. Setelah itu tumbuklah daun dan bunga melati sampai halus, dan tambahkan air. Lalu saring airnya dan air perasan bunga melati dapat digunakan untuk mengompres dahi anda.
  4. Menghentikan ASI Berlebihan : Hal ini biasanya terjadi pada ibu setelah melahirkan, asi memang sangat diperlukan untuk bayi. Tetapi jika asi keluar terus menerus akan merepotkan ibu, untuk mengatasi masalah tersebut gunakanlah melati. Carant siapkan bunga dan daun melati, cuci sampai bersih dan tumbuk sampai halus. Setelah itu tempelkan tumbukan melati disekitar puting payudara. Lakukan 3 kali sehari agar asi yang dikeluarkan tidak berlebihan dan bisa normal kembali.

Itulah beberapa Pengobatan Tradisional Menggunakan Melati, anda bisa memanfaatkan bunga melati untuk mengatasi sakit dan masalah lainnya. Selamat mencoba, terimakasih.

share yaa...Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterFlattr the authorPrint this page

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *